3 SUMBER KEBAHAGIAAN


5 tahun lalu oleh / 0 komentar

Kebahagiaan seorang hamba di dunia dan akhirat berporos pada perwujudan tiga perkara. Barang siapa yang diberi taufik untuk mewujudkannya dan dimudahkan untuk mengamalkannya, ia termasuk ke dalam golongan orang-orang yang mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Tiga kebahagiaan tersebut yaitu:
Bersyukur kepada Allah Jalla wa ‘Ala atas segala kenikmatan, Bersabar atas keputusan dan takdir-Nya, dan Beristighfar serta bertaubat kepada-Nya.

Mengapa tiga hal tersebut? sebab seorang hamba di dalam kehidupan ini selalu dihadapkan dengan 3 perkara:

(1). Nikmat yang terus ada dan karunia yang tidak pernah terputus, yang senantiasa Allah limpahkan kepadanya. Kenikmatan tersebut mewajibkan adanya syukur kepada Dzat Maha Pemberi nikmat subhanahu wa ta’ala.

(2). Berbagai musibah yang Allah tabaroka wa ta’ala takdirkan terjadi pada hamba-Nya. Ketika itu, yang menjadi kewajiban bagi seorang hamba ialah menerima berbagai macam musibah dan ujian dengan bersabar atas takdir dan keputusan Allah seraya mengharap keutamaan dan karunia dari-Nya.

(3). Sedangkan yang ketiga yaitu banyaknya dosa-dosa yang ia perbuat dan kesalahan-kesalahan yang ia kerjakan, serta berbagai kekurangan dalam mengerjakan ketaatan kepada Allah. Semua itu menuntut adanya taubat dan istighfar.

Oleh sebab itu, beruntunglah seorang hamba yang apabila diberi ia bersyukur, bila berbuat dosa ia beristighfar dan bila diuji ia bersabar. Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk senantiasa bersyukur, beristighfar dan bertaubat serta bersabar.

[Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah dalam Khutbah Jum’at di al-Akbar Surabaya, 26 April 2013]

Penulis : Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Lc. M.H.I