SAYANG SERIBU SAYANG


5 tahun lalu oleh / 0 komentar

Islam merupakan agama penuh rahmat yang menebarkan cinta dan kasih sayang di antara para pemeluknya. Hal ini dapat diketahui dari ayat-ayat al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang menerangkan akan hal itu. Maka itu Allah subhanahu wa ta'ala amat menyayangi para hamba-Nya. Demikian pula dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau begitu cinta dan sayang kepada umatnya.

Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu pernah bercerita: "Ada tawanan perang dihadapkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Tiba-tiba ada seorang tawanan wanita bersiap-siap untuk menyusui, apabila ia mendapatkan bayi di tengah-tengah tawanan ia langsung mengambilnya dan mendekap ke dalam pelukannya lalu menyusuinya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepada kami: “Menurut kalian, apakah ibu tersebut tega melempar anaknya ke dalam kobaran api?” Kami menjawab: “Tidak, dia tidak tega untuk melemparkannya. Lalu Rasulullah bersabda: “Sungguh, Allah lebih kasih yang terhadap para hamba-Nya dari pada kasih sayang ibu tersebut kepada anaknya." (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Cinta dan kasih sayang bunda sungguh begitu mulia. Tak dapat diungkapkan dengan kata-kata dan tak bisa diwakili oleh indahnya goresan pena. Namun, meski demikian, ternyata kasih sayang Allah Ta’ala jauh melebihi kasih sayang bunda. Maka itu, wajib bagi kita untuk berbakti kepada orang tua, sebab berbakti kepada mereka termasuk bentuk ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Sebagaimana kita wajib taat kepada Allah ta'ala Yang Maha Penyayang.

Berkaitan dengan kasih sayang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kepada kita, telah dijelaskan oleh Allah di dalam firman-Nya:

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُوْلٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ.

"Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan pagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS. at-Taubah: 128)

Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku adalah rahmat (kasih sayang) yang dihadiahkan." (Lihat: as-Silsilah ash-Shahihah karya Syaikh al-Albani No. 490)

Allah begitu sayang kepada kita. Rasulullahu shallallahu 'alaihi wa sallam pun amat menyayangi kita. Tapi sayang seribu sayang, tak sedikit dari kita yang kurang sayang dengan Allah dan Rasul-Nya. Bahkan, bisa jadi tidak sayang kepada Allah dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Wallahul-musta'aan.

Saudaraku, sayangilah Rabb-mu dengan senantiasa taat kepada-Nya. Sayangilah Nabi-mu dengan selalu mengikuti jejaknya. Semoga Allah senantiasa menyayangimu dan memasukkan dirimu ke dalam surga-Nya.

Penulis : Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Lc. M.H.I حفظه الله تعالى