Tidaklah Sulit Bagi Kita Untuk Mengenal Sunnah


4 tahun lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar

Tidaklah sulit bagi kita untuk mengenal sunnah,
Namun yang lebih penting adalah apakah kita akan meninggal dunia di atas sunnah? 

Betapa banyak orang yang dahulunya sangat berpegang teguh di atas sunnah, namun sekarang ia meninggalkan sunnah..

Tidak sedikit pula yang dahulunya mengajak kepada sunnah, namun sekarang ia membenci sunnah...

Keadaan inilah yang dikhawatirkan oleh Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam.
Anas radhiallohu ‘anhu berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ آمَنَّا بِكَ وَبِمَا جِئْتَ بِهِ فَهَلْ تَخَافُ عَلَيْنَا قَالَ نَعَمْ إِنَّ الْقُلُوبَ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ يُقَلِّبُهَا كَيْفَ يَشَاءُ

Rosulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam seringkali mengucapkan:
“Wahai (Dzat) Yang membolak balikkan hati, kuatkanlah hatiku di atas agamamu.”
Aku berkata, “Wahai Rosululloh, kami telah beriman kepadamu dan apa yang engkau bawa, apakah engkau mengkhawatirkan kami?”
Beliau menjawab, “Iya, sesungguhnya hati itu berada di antara dua jari-jemari Alloh yang Dia bolak-balikkan sesuai dengan kehendak-Nya.” [HR. At Tirmidzi dan lainnya] 

Para sahabat saja yang telah mendapatkan tazkiyah dan diridhoi Alloh, dan mereka merupakan generasi yang terbaik masih dikhawatirkan keimanan mereka, bagaimana dengan kita?

Siapakah yang menjamin kita esok pagi masih di atas sunnah?
Siapakah yang menjamin kita esok pagi masih bisa mengerjakan shalat subuh berjama'ah?
Siapakah yang menjamin kita esok pagi masih di atas iman??
Siapakah yang menjamin kita akan masuk surga?

Jika tidak ada, masih adakah alasan bagi kita untuk bermalas-malasan dalam beribadah dan menuntut ilmu?


✏ Akhukum fillah: Abdul Muhsin حفظه الله تعالى